JAKARTA – Setelah Dubai, 23 April 2014 lalu Web in Travel (WIT) mengadakan perhelatan di Pullman Central Park Hotel, Jakarta Barat. Beberapa bulan ke depan, konferensi ini juga akan digelar di Singapura dan Jepang.
WIT sejauh ini merupakan konferensi pariwisata terbaik se-Asia Pasifik. Event bertaraf internasional ini berisi seminar dan talk show yang dihadiri oleh delegasi dari perusahaan-perusahaan pariwisata internasional, lokal, dan mahasiswa terpilih.
Tampak hadir Graham Hills, Managing Director Wego Indonesia sebagai salah satu pembicara. Hadir juga pembicara dari Booking.com, Expedia, TripAdvisor, Google, Accor Hotels, AirAsia Expedia, Singapore Tourism Board, Nusatrip.com, Ezytravel.com, BookPanorama, Traveloka, Accor Asia Pacific, Facebook, Fotografer.net, Tiket.com, Blue Bird Group Holding, dan masih banyak lagi.
Dengan jargon “Take your mind to new places”, acara yang diprakarsai oleh WIT dan Kibar ini bertemakan “Little Big 10 Trends Changing Travel in Indonesia”. Topik besar yang dibahas ialah begitu dahsyatnya kekuatan social network dan mobile di kalangan pasar wisatawan Indonesia.
Selain seminar dan talk show, WIT juga menghadirkan finalis lomba desain dan start-up. Lomba desain yang disponsori oleh Wego & Kreavi dimenangkan oleh Mahwari Sadewa dengan judul “Add (+) to Our Uniqueness. Sedangkan Bellhop, Insanwisata, openstrip, opentrip.me, Logbook, dan TripTrus merupakan para finalis start-up.
Tujuh juri asing hadir dalam penilaian start-up. Juri-juri itu tak lain adalah investor yang siap mendanai bisnis sang juara. Mereka adalah Fritz Demopoulos (CEO, Queen’s Road Capital), Kei Shibata (CEO, Venture Republic), Turochas ‘T’ Fuad (CEO & Co-founder, Travelmob), Willson Cuaca (Managing Partner & CEO, East Ventures), Kohei Nakajima (Director, COO, PT Go Online Destinations, Recruit Holdings), Rani Francois Marie-Saad (Vice President/Corporate Development, Abacus Ventures/Abacus International), dan Wei Hopeman (Managing Partner, Arbor Ventures).
Insanwisata berkesempatan menyampaikan ide business planning mereka di WIT. Delegasi yang juga membawa nama Universitas Gadjah Mada ini menampilkan dua orang peserta, Hannif Andy Al-Anshori (Pariwisata) dan Reza Nurdiana (D3 Kepariwisataan). Mereka mengutarakan ide tentang portal website pariwisata yang mengajak pembaca merasakan pengalaman serupa dengan memakai jasa paket tur yang ditawarkan lewat artikel perjalanan yang unik dan ditulis berdasarkan pengalaman mereka sendiri.
“Insanwisata deliver the idea of creating great articles on unexposed travel places”, tulis akun twitter Web in Travel.
Faeez Fadhillah, CEO Lagisatu.com dan pemenang start-up WIT tahun lalu juga menulis di akun twitter-nya, “Insanwisata aims to solve the trust problem with travel article.”
Acara puncak WIT Indonesia 2014 merupakan pengumuman pemenang start-up. Siew Hoon selaku MC sekaligus CEO WIT dengan lantang menyebut nama Bellhop sebagai pemenang tahun ini. Payam Safa, CEO Bellhop asal Amerika, meraih bantuan dana untuk bisnis aplikasi mobile check-in hotelnya dan berkesempatan untuk menghadiri WIT Singapura pada Oktober 2014 secara gratis.
Sebagai penutup acara, WIT juga menggelar cocktail party. “We have lots of contents today. But thank you for everyone to stay until the end of the day,” tutup Siew Hoon.
Baca juga : Penampilan Perdana Insanwisata di WIT 2014















I actually wanted to construct a brief comment to say thanks to you for the nice solutions you are sharing at this site. My prolonged internet research has at the end been recognized with high-quality facts to share with my friends and family. I would express that many of us visitors actually are definitely fortunate to be in a great place with very many awesome people with beneficial techniques. I feel really grateful to have encountered your entire web pages and look forward to tons of more enjoyable minutes reading here. Thanks a lot once again for a lot of things.