No Result
View All Result
insanwisata
  • Tentang kami
  • Konsultan
  • Catatan perjalanan
    Praktisi pariwisata dan desa wisata

    Menjadi Pengajar

    Sunrise Candi Plaosan

    #KelanaKai: Sunrise Candi Plaosan yang Kesiangan

    Desa Muncar Moncer

    Sofiyudin Achmad, Sosok di Balik Desa Muncar yang Kian Moncer

    Monumen Plataran

    Mengenang Pertempuran Plataran

    Desa Tanjung Binga

    Tercurah Asa Teruntuk Tanjung Binga

    Sunset Candi Barong Yogyakarta

    Kembali ke Candi Barong

  • Foto & Cerita
  • Portofolio
  • Kontak
  • Tentang kami
  • Konsultan
  • Catatan perjalanan
    Praktisi pariwisata dan desa wisata

    Menjadi Pengajar

    Sunrise Candi Plaosan

    #KelanaKai: Sunrise Candi Plaosan yang Kesiangan

    Desa Muncar Moncer

    Sofiyudin Achmad, Sosok di Balik Desa Muncar yang Kian Moncer

    Monumen Plataran

    Mengenang Pertempuran Plataran

    Desa Tanjung Binga

    Tercurah Asa Teruntuk Tanjung Binga

    Sunset Candi Barong Yogyakarta

    Kembali ke Candi Barong

  • Foto & Cerita
  • Portofolio
  • Kontak
No Result
View All Result
insanwisata

PechaKucha Night Jogja : Singkat dan Inspiratif

by Reza Nurdiana
September 7, 2015
2 min read
0

“Merdeka, lalu apa?”

Kalimat tanya itulah yang beberapa kali disebut malam itu. Terang saja. Malam itu, tepatnya Hari Jumat, 4 September 2015, dihelat acara PechaKucha Night Jogja Volume 9. Tabuh tujuh malam, orang-orang sudah berantrian keluar dari elevator menuju lantai teratas Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman yang biasa disebut Rooftop. Acara talkshow ini ternyata mendapat antusiasme cukup besar dari khalayak muda, lho!

Lalu apa hubungannya dengan kalimat tanya tadi? Itu adalah tema yang diusung PechaKucha karena momen acaranya bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI beberapa waktu lalu. Ada sepuluh pembicara dari kalangan berbeda-beda yang membagi cerita mereka tentang makna kemerdekaan dari sudut pandang masing-masing. PechaKucha sendiri merupakan forum sharing bahasan-bahasan kreatif yang tersusun dalam format 20×20. Format 20×20 adalah penyampaian materi dalam 20 slide presentasi yang masing-masing slide-nya dijelaskan dalam waktu 20 detik. Jadi, informasi yang disampaikan diharapkan singkat, padat, dan menginspirasi.

Tabuh tujuh lebih lima belas menit, Rooftop mulai dipenuhi penonton yang lesehan diterangi lampu kuning terang yang serasi dengan arsitektur unik Greenhost Boutique Hotel. Seantero Rooftop semerbak oleh aroma kopi yang dijajakan Wikikopi yang membuka lapak di sebelah meja milik Menyapa Indonesia yang juga menyediakan olahan UMKM desa binaannya.

Tiba saatnya acara inti, penampil pertama datang dari sini, Insanwisata! Founder Insanwisata dengan gaya bicaranya yang khas menyapa semua yang hadir di sana. Dengan lugas ia menceritakan pengalamannya. Bahwa jalan-jalan bukan hanya bersenang-senang atau menghamburkan uang, tetapi menambah pengetahuan dan peduli sosial. Baginya, merdeka lalu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui transfer ilmu pariwisata. Raut wajahnya yang riang terlukis dari senyumnya yang lebar, ada guratan bahagia karena bisa berbagi pengalaman yang menginspirasi.

Selain Insanwisata, tampil pula sembilan pembicara lain dari Cloud Studio, Kartina Maryati, Sebatang Lestari, Wikikopi, Hipwee, Prihatmoko Moki, Fruitalk, Errik Irwan, dan Go-Jek. Mereka tampil dengan pembawaan masing-masing. Ada yang lucu, datar, memiliki bahasan yang agak berat, sampai yang santai tapi keren.

Cloud Studio, membahas mengenai konsep ruang dan gaya arsitektuk modern yang epik. Kartina Maryati, mengajak audiens untuk menjaga kelestarian laut. Sebatang Lestari, adalah komunitas pemberdayaan masyarakat dari kelompok mahasiswa peraih beasiswa LPDP. Wikikopi, yang juga bercerita tentang petani kopi kita yang belum banyak mengerti cara mengolah kopi. Hipwee, portal asik dan ramai viewer yang ternyata hanya diisi enam kontributor. Prihatmoko Moki, seniman lulusan ISI satu ini ternyata sudah berkarya sampai luar negeri. Fruitalk, melihat buah dari sudut pandang yang berbeda. Errik Irwan, komikus yang memaknai kemerdekaan dengan berangan-angan suatu saat anak bangsa bisa mendarat di Planet Mars. Dan terakhir, Go-Jek yang memerdekakan tukang ojek lewat teknologi.

Cloud Studio – Dion Nurtanto Kartina Maryati Sebatang Lestari – Bondan Widyatmoko Mas Uhid – Wikikopi Facilitator Aulia Rizda – Hipwee Prihatmoko Moki Errik Irwan Alamanda Shantika – Go Jek

Konsep PechaKucha ini memang keren. Bukan hanya tema yang nasionalis, tapi hidangan coffee break-nya juga Indonesia banget! Nikmatnya teh manis berpadu dengan telo (singkong) goreng dan kacang rebus. Pemilihan lokasi di Rooftop Greenhost Boutique Hotel juga sangat pas! Hotel yang satu ini konsepnya hijau, setiap lantai dihiasi berbagai tanaman menjalar. Apalagi pemandangan dari lobby, super cantik!

Teman-teman yang ingin juga berada di serunya PechaKucha Night Jogja bisa pantau infonya di media-media yang dimiliki PechaKucha. Masih ada PechaKucha Night Jogja Volume 10 tiga bulan ke depan di tempat yang sama. Sampai jumpa!

Previous Post

Lomba Film Pendek “Pesona Java Promo” 2015

Next Post

Gunung Gentong dan Kisah Prabu Brawijaya

Reza Nurdiana

Reza Nurdiana

Suka bertualang untuk menikmati pemandangan alam, peninggalan sejarah, budaya, dan mencicip kuliner. Sangat senang jika bisa berbagi cerita dan informasi kepada orang lain.

Related Posts

Praktisi pariwisata dan desa wisata
Catatan perjalanan

Menjadi Pengajar

Juni 19, 2023
Sunrise Candi Plaosan
Catatan perjalanan

#KelanaKai: Sunrise Candi Plaosan yang Kesiangan

Maret 5, 2023
Desa Muncar Moncer
Catatan perjalanan

Sofiyudin Achmad, Sosok di Balik Desa Muncar yang Kian Moncer

Desember 31, 2021
Monumen Plataran
Catatan perjalanan

Mengenang Pertempuran Plataran

Januari 8, 2020
Next Post
Gunung Gentong dan Kisah Prabu Brawijaya

Gunung Gentong dan Kisah Prabu Brawijaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 a storyteller

No Result
View All Result
  • Tentang kami
  • Konsultan
  • Catatan perjalanan
  • Foto & Cerita
  • Portofolio
  • Kontak

© 2026 a storyteller