Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Pendampingan Masyarakat

Pada 2019, KLHK merilis bahwa saat ini Indonesia menghasilkan sedikitnya 64 juta ton timbunan sampah setiap tahunnya. Dari data tersebut, sekitar 60% sampah ditimbun ke TPA, 10% didaur ulang, serta 30% lainnya tidak dikelola dan mencemari lingkungan.

Di tahun 2021, kami melakukan kegiatan pendampingan masyarakat di sebuah desa di Jawa Tengah, utamanya untuk aktivitas pengelolaan sampah rumah tangga dan sisa produksi kayu. Sisa limbah produksi kayu yang biasanya dibuang, dilempar ke pengepul, dan dijadikan kayu bakar, kini mulai diolah menjadi produk kreatif. Masyarakat juga diarahkan untuk mengolah sampah organik secara kelompok. Hasil dari produk olahan nantinya dimanfaatkan kembali untuk pertanian rumah tangga maupun skala besar. Sementara untuk produk olahan limbah kayu, di tahun pertama pendampingan, masyarakat akan bermitra dengan brand produk fashion terbesar di Pulau Jawa. 

Mitra kerja:
Women in Tourism Indonesia, Jogjamu, Bank Sampah Griya Sapu Lidi